TUGAS CHARACTER BUILDING
ARTIKEL SDGS
TAUFIK NURHUDA
43190021
43.4A.01
UNIVERSITAS BINA SARANA INFORMATIKA
FAKULTAS KOMUNIKASI & BAHASA
PERIKLANAN
BIOPORI
Saat ini sumber air
terbesar yang dimanfaatkan oleh manusia berasal dari air tanah. Di daerah
perkotaan, air tanah sudah berkurang hal ini disebabkan oleh semakin sempitnya
lahan terbuka yang berfungsi sebagai peresapan air hujan, banyak lahan
produktif beralih fungsi menjadi perumahan, ruko dll. Dengan berkurangnya
peresapan maka air hujan langsung mengalir kesungai yang selanjutnya menuju ke
laut.
Merupakan tanggung jawab kita bersama untuk menjaga
kelestarian sumber air, langkah nyata kita (sekecil apapun) guna mengembalikan
air hujan menjadi air tanah harus segera kita lakukan seperti membuat sumur
resapan atau membuat biopori di sekitar rumah kita.
Berkehidupan
sehat dan sejahtera adalah salah satu harapan semua orang. Dengan cara menjaga
lingkungan agar asri tetap terjaga, terhindar dari banjir,
serta tanah tanah tetap subur, salah satunya dengan
adanya kegiatan “resapan air (Biopori)
dilingkungan masyarakat.
Seberapa penting sih pengaruh adanya organisasi di lingkungan masyarakat?
Sangat penting, kenapa? Karena dengan adanya organisasi tersebut kita bisa
terbantu untuk saling menjaga
lingkungan agar terhindar dari banjir, menyuburkan tana
, karena dimusim hujan seperti saat ini
rentan sekali terjadinya banjir, serta luapan genangan air mengakibatkan sampah
sampah menumpuh mengakibatkan tanah jadi tidak subur.
Banyak
orang yang belum mengetahui arti, makna serta pengertian dari istilah
“Biopori”. Biopori adalah lubang resapan air yang dibuat secara vertical
kedalam tanah hingga kedalaman 30cm yang bertujuan untuk mengatasi genangan air
dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah. Kenapa sih harus dibuat
“Biopori” ?
Nah, ini ada beberapa manfaat dari Biopori itu ?
1. 1. Menyuburkan
tanaman Sampah organik yang kita buang di lubang biopori merupakan makanan
untuk organisme yang ada dalam tanah.
2. 2. Mencegah
terjadinya banjir yang sangat meresahkan masyarakat sekitar.
3. 3. Menjaga
kesehatan tanah jadi air yang masuk kedalam tanah itu akan menjaga kelembapan
tanah pada saat musim kemarau.
4. 4. Menangani limbah
organic ternyata lubang ini juga dapat digunakan untuk mengubah sampah organik
menjadi kompos.
5. 5. Mengurang emisi gas rumah kaca (CO dan metan)
6. 6. Menghambat
intrusi air laut.
7. 7. Mengurangi masalah pembuangan sampah yang mengakibatkan
pencemaran udara dan perairan.
Lubang
resapan biopori air merupakan metode yang praktis diterapkan pada halaman
rumah, lapangan, kebun ataupun area terbuka lainnya karena tidak membutuhkan
biaya yang begitu besar. Hanya kita manfaat kan lahan kosong yang ada disekitar
lingkungan untuk membuat resapan biopori dengan skala diameter yang di butuhkan
dan vertical kedalam tanah hingga kedalaman sekitar 30cm serta jarak antar
lubang. jika kita ingin membuat biopori pun juga mudah dengan alat yang biasa
kita temui di lingkungan rumah seperti :
· - Alat pembuat lubang yang berbentuk garpu / screw
· - Pipa paralon
· - Semen
· - Pasir
· - Centong
· - Linggis
Adapun
proses pembuatan biopori dilakukan masih manual dengan menggunakan alat yang
seadanya dan penting nya tenaga lebih agar pekerjaan cepat terselesaikan. Cara
pembuatan biopori sebagai berikut :
1. 1. Buat lubang silindris secara
vertikal ke dalam tanah dengan diamter 30 cm. Kedalaman kurang lebih 100 cm atau tidak
sampai melampaui muka air tanah bila air tanahnya dangkal. Jarak antar lubang
antara 50 - 100 cm.
2. 2. Mulut lubang dapat diperkuat dengan semen selebar 2 - 3 cm dengan tebal 2 cm di sekeliling mulut lubang.
3. 3. Isi lubang dengan sampah organik
yang berasal dari sampah dapur, sisa tanaman, dedaunan, atau pangkasan rumput.
4. 4. Sampah organik perlu selalu
ditambahkan ke dalam lubang yang isinya sudah berkurang dan menyusut akibat
proses pelapukan.
5. 5. Kompos yang terbentuk dalam lubang
dapat diambil pada setiap akhir musim kemarau bersamaan dengan pemeliharaan
lubang resapan.
Selain itu ada
pun metode pembuatan biopori :
a.
Buat lubang
silindris di tanah dengan diameter 10 –
15 cm dan kedalaman sekitar 100 – 120 cm, tetapi jangan melebihi muka air
tanah. Lubang tersebut dapat dibuat
dengan bambu, pipa besi, atau bor tanah
dengan jarak antar lubang 50 – 100 cm.
b.
Setelah lubang
siap, isi dengan sampah organik. Fauna tanah ( seperti cacing) akan datang
dengan sendirinya dan masuk ke dalam lubang untuk mencari perlindungan dan
bahan makanan. Fauna tanah tersebut akan berkembang biak menciptakan biopori (
liang) yang dapat mempercepat proses perombakan sampah organikmenjadi kompos
yang tidsk menimbulkan bau. Lakukan
penambahan sampah organik setiap 5 hari sekali.
c.
Pupuk Kompos
yang terbentuk dalam lubang resapan biopori dapaty diambil untuk menyuburkan
tanaman.
d.
Untuk memperkuat
lubang agar tanah tidak masuk ke lubang ( longsor ) , pangkal lubang perlu
dibuat penahan dengan membuat adukan semen selebar 2 – 3 cm dan setebal 2 cm di
sekeliling lubang.
e. Jumlah lubang resapan biopori ditentukan berdasarkan luas lahan. Setiap 50 m2 luas lahan dibuat 10 lubang.
Selain
dari manfaat biopori, adapun perawatan untuk menjaga fungsi dari resapan
biopori agar tetap berjalan dengan baik. Cara merawatnya sebagai berikut :
· - Lubang resapan biopori harus selalu terisi sampah organic secara berkala dan bertahap setiap seminggu sekali.
- Lubang resapan yang telah penuh dengan sampah dapat kita biarkan selama 3 bulan dan nantinya sampah tersebut akan menjadi pupuk kompos.
- Setelah 3 bulan, kita dapat mengambil kompos tersebut dan menggantinya dengan sampah lain. Kompos dari lubang biopori yang telah kita ambil dapat dimanfaatkan untuk pupuk tanaman.
Kepala
Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini Jusuf mengatakan, realisasi
pembangunan sumur resapan di Jakarta saat ini mencapai 2.974 titik pada tahun
2020. Jumlah itu terbilang jauh dari target yang dicanangkan Pemprov pada
2020-2022 yakni sebanyak 1 juta lebih sumur resakan. Menurut Juani, sumur
resapan yang sudah dibuat saat ini paling banyak dilakukan di lahan-lahan
yang menjadi aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, seperti di sekolah,
taman, dan gedung-gedung dinas.
"Kalau SDA sendiri kemarin sudah sampai
2.974. Kalau untuk kemarin semua dinas mengharuskan membuat kan Bina Marga buat
sumur resapan Dinas Pendidikan di masing-masing tempat," ucap Juaini
melalui rekaman suara yang diterima, Senin (22/2/2021).
Juaini beralasan, belum masifnya
pembangunan sumur resapan dikarenakan Pemprov DKI Jakarta baru menggandeng dua
vendor. Karenanya, pembuatan sumur resapan rencananya akan ditingkatkan. Dinas
SDA Jakarta menargetkan pembangunan 300.000 titik sumur resapan. Baca juga:
Memuji Penanganan Banjir, Ketua RT di Rawa Buaya: Kekurangan Anies Tidak Punya
Buzzer Guna merealisasikan rencana tersebut, Juaini menuturkan, pihaknya akan
menggandeng 100 vendor. Sehingga diharapkan target itu dapat terpenuhi. Dia
mengeklaim, sumur resapan efektif mengatasi genangan. Contohnya, sumur resapan
yang dibangun di depan Kantor Kecamatan Jatinegara. "Seperti yg dibilang
seperti di depan kantor kecamatan Jatinegara itu biasa ada genangan di badan
jalan itu hilang itu lari ke sumur resapan itu," kata Juaini.
Anggaran
fantastis sumur resapan Pemprov DKI menyiapkan anggaran Rp 441 miliar dari APBD
DKI Jakarta 2021 untuk proyek sumur resapan. Adapun wilayah yang menjadi
prioritas pembuatan sumur resapan tersebut hampir rata di seluruh wilayah
Jakarta, kecuali Jakarta Utara. Pengerjaan sumur resapan ini dimulai pada tahun
2020-2022 dengan target 60 titik suur resapan setiap rukun tetangga (RT).
Rinciannya, 82.020 sumur resapan dari 1.367 RT di Jakarta Pusat, 364.620 sumur
resapan dari 6.077 RT di Jakarta Selatan, 311.940 sumur resapan dari 5.199 RT
di Jakarta Barat, dan 428.160 sumur resapan dari 7.136 RT di Jakarta Timur.
KESIMPULAN
Lubang resapan Biopori Adalah
Lubang-Lubang didalam tanah yang terbentuk berbagai akibat aktivitas organisme
didalamnya, seperti cacing, ulat dan berbagai macam hewan dalam tanah. Lubang
lubang yang terbentuk akan terisi udara ,dan akar menjadi tempat berlalunya air
didalam tanah.
Cara
pembuatan biopori dengan menentukan posisi ,mengatur jarak antar lubang resapan
dan membor keunggulan Biopori Adalah sebagai berikut:
1. 1. Meningkatkan daya resap air
2. 2. Mengubah sampah organic menjadi kompos
3. 3. Memanfaatkan fauna tanah dan akar tanaman.
SARAN
1.
Perlu Melakukan pembersihan secara rutin agar biopori tidak tersumbat oleh
sampah sampah . serta harus rajin membersihkan lingkungan yang berantakan.
Karena jika dibiarkan sampah menumpuk akan mengakibatkan aliran air menjadi
genangan yang dapat terjadi banjir.
2.
Perlu dilakukan arahan lebih lanjut mengenai kegunaan biopori selain sebagai
pengendali genangan, yaitu untuk konservasi air tanah dan menyuburkan tanah.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar